Tak Bisa Bayar Taksi, Bintang ‘Terminator’ Ditahan Polisi
LOS ANGELES – Nasib sial dialami Nick Stahl. Hanya karena tak memiliki uang tunai, bintang Termintator 3 itu tak bisa membayar taksi, hingga akhirnya ditahan polisi.
Nick pergi ke sebuah tempat di Hollwood menggunakan taksi. Ketika sampai di tempat tujuan, supir taksi mengatakan ongkos yang harus dibayar Nick sebesar USD84.
Entah benar-benar tidak punya uang atau lupa membawa dompet, Nick mengaku tak punya memiliki uang tunai atau kartu kredit untuk membayar taksi itu. Tak terima dengan ulah Nick, supir taksi itu mengadu ke petugas terdekat.
Nick pun ditangkap polisi, dan sempat ditahan selama beberapa jam. Dia akhirnya dibebaskan setelah membayar uang jaminan USD500. Demikian dikutip TMZ, Rabu (1/2/2012).(rik)
Ngamuk, Bintang Porno Tori Black Ditangkap Polisi
LOS ANGELES- Bintang film porno Tori Black ditangkap polisi karena berkelahi dengan tunangannya, Lyndell Anderson di sebuah hotel. Tori dan Anderson langsung diamankan kepolisian setempat.
Kepolisian menerima laporan dari Hotel Hard Rock pada Jumat (20/1) pagi. Menurut laporan polisi, Tori mengaku habis minum sebelum dia kembali ke kamar yang ditempati Anderson dan anaknya.
Anderson sepertinya kesal dan tidak suka dengan ulah Tori yang pergi hanya untuk minum alkohol. Apalagi, anak mereka yang baru berusia 5 bulan sedang ingin menyusui.
Anderson pun menyebut Tori tidak pantas menjadi seorang ibu. Tak suka mendapat makian seperti itu, Tori ngamuk adu mulut dengan Anderson. Namun, adu mulut itu akhirnya berujung pada adu jotos.
Setelah diperiksa polisi, Tori mengakui telah memukul Anderson di bagian kepala. Sedangkan, Tori mengalami memar di bagian lengannya. Demikian dikutip dari TMZ, Selasa (24/1/2012).(rik)
“Artis Jadi Simpanan Petinggi Polisi Sering Terjadi”
JAKARTA- Shinta Bachir mengaku pernah menjalin kisah asmara dengan mantan Kapolda Metro Jaya. Skandal antara petinggi kepolisian dan artis, dianggap sudah sering terjadi.
“Sebenarnya skandal seperti ini biasa terjadi. Memang hubungan pribadi seseorang tidak hanya di kepolisian saja. Cuma kali ini dengan seorang artis,” kata ketua Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane saat berbincang dengan okezone, Jumat (20/1/2012).
Menurut Neta, apa yang diungkapkan Shinta sebenarnya bukan hal baru. Hanya saja, Shinta terbilang berani mengungkapkan hubungan asmaranya ke publik.
Selain mengaku pernah menjalin kisah asmara, Shinta mengaku mendapat ancaman pembunuhan dari sang mantan Kapolda. Neta pun menyayangkan ancaman yang dilakukan mantan Kapolda kepada Shinta.
“Mungkin baru kali ini yang terpublikasi, karena seorang pejabat polisi yang melakukan ancaman pembunuhan seperti itu, apalagi karena berhubungan dengan artis. Namun yang disayangkan oknum pejabat polisi itu melakukan ancaman pembunuhan,” sesalnya.(rik)
Ke Polda, Anang-Ashanty Ngaku Rayakan Ultah Pejabat Polisi
JAKARTA – Kemunculan Anang Hermansyah secara mendadak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan wartawan. Sebenarnya apa kepentingan Anang mendatangi Reskrimum Polda Metro Jaya.
Kepada wartawan Anang dan Ashanty yang keluar dari ruang Reskrimum pukul 19.00 WIB mengaku kedatangannya ke Polda Metro Jaya dalam rangka merayakan ulang tahun Kasubdit Reskrimum, Ajun Komisaris Helmi Santika.
“Saya dan Mas Anang datang ke sini untuk merayakan ulang tahun Kasubdit Reskrimum. Karena Ajun Komisaris Helmi Santika adalah teman Mas Anang,” tutur Ashanty saat ditemui wartawan di Polda Metro, Kamis (23/12/2011).
“Helmi itu memang teman lama saya, tadi cuma merayakan ulang tahun saja,” timpal Anang.
Mengenai kabar Ashanty mengalami kerugian materi hingga Rp 150 juta, juga dibantah wanita berdarah Arab itu.
“Kalau enggak percaya tanyain aja ke dalam, yang ada Mas Anang yang ketipu sama aku,” kelakar Ashanty.
Sementara saat dikonfirmasi okezone perihal kedatangan Ashanty dan Anang, ponsel Helmi tidak diangkat.(efi)
“Tak Perlu Lapor Polisi karena Olga Tidak Jahat”
JAKARTA- Lentera Indonesia enggan memperkarakan Olga Syahputra ke polisi karena dianggap menyinggung korban pemerkosaan. Mereka yakin, Olga sebenarnya artis baik dan masih bisa berubah.
Lentera Indonesia mengadu ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) setelah melihat lawakan Olga dalam acara ulang tahun Trans Tv tadi malam.
“Enggak perlu ke polisi, saya percaya Olga tidak jahat, dia hanya perlu tahu dan dikasih tahu,” ucap Helga dari Lentera Indonesia saat ditemui di Kantor KPI, Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2011).
Dirinya pun berharap Olga tidak melakukan hal seperti itu lagi karena dapat menyinggung para korban pelecehan seksual dengan lawakan yang tidak mendidik.
“Saya mau Olga tidak menggunakan lawakan seperti itu, karena selain menyinggung tapi tidak mendidik juga,” tukasnya.(rik)






