Hatta Radjasa Jadi Wali Nikah Ashanty
Jum’at, 11 Mei 2012 10:26 wib
Rama Narada Putra – Okezone
JAKARTA – Ashanty dipastikan akan menikah dengan Anang Hermansyah. Keduanya pun akan menggelar akad nikah di masjid Al Bina, Senayan, pada Sabtu 12 Mei besok.
Pernikahan ini, menurut Ashanty, hanya akan dihadiri oleh keluarga kedua calon mempelai. Selain itu, Menko Perekonomian, Hatta Radjasa akan bertindak sebagai wali nikah Ashanty.
“Dari pihak aku Pak Hatta Radjasa, kita hanya mengundang keluarga,” kata Ashanty ditemui di bilangan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (10/5/2012).
Diungkapkan Ashanty, tidak akan ada acara adat dalam akad nikah yang akan berlangsung pada sore hari.
“Insya Allah akad pukul 15.30 WIB, kita enggak pakai adat, cuma lamaran, pengajian, resepsi,” tandasnya.
Menurutnya, alasan mereka tidak menggunakan adat Jawa dalam pernikahannya karena keluarga Anang maupun keluarganya tidak hanya berasal dari Jawa.
“Enggak ada (adat Jawa), biar enggak egois. Karena keluargaku dan Mas Anang enggak hanya dari Jawa, kalau ikuti Jawa saja yang lain enggak adil,” tutupnya.
(nsa)
Kim Kardashian Serius Ingin Jadi Wali Kota
Jum’at, 20 April 2012 20:33 wib
Elang Riki Yanuar – Okezone
LOS ANGELES- Tren selebriti yang terjun ke dunia politik tak hanya terjadi di Indonesia. Tapi juga melanda selebriti Hollywood. Salah satunya Kim Kardashian.
Pertama kali niat Kim terjun ke politik adalah di tayangan reality shownya. Artis seksi itu menyatakan niatnya mencalonkan diri sebagai wali kota di Glendale, sebuah daerah di California pada tahun 2017.
“Kim selalu mencari kesempatan untuk berkembang dan juga melakukan hal yang dia bisa untuk mendukung komunitas Armenia,” kata juru bicara Kim seperti dikutip dari Us Weekly, Jumat (20/4/2012).
Pilihan Kim menjadi wali kota di Glendale adalah karena wilayah itu merupakan tempat di mana komunitas orang Armenia tinggal. Kim sendiri memang memiliki darah Armenia. Karena itulah, artis yang pernah tersangkut video porno ini ingin mengabdi pada komunitasnya.
“Kim banyak belajar tentang cara yang dia bisa untuk membantu bagian dari dirinya dan membuat perbedaan di komunitas,” jelasnya.
(rik)
Punya Anak, Apoy ‘Wali’ Tak Gendong Gitar Lagi
TANGERANG – Baru saja menjadi seorang bapak, gitaris Wali, Apoy menginginkan agar anaknya yang baru lahir, Aysar Hadani Robby, diberikan ASI selama dua tahun.
“Saya bilang sama istri untuk memberikan ASI selama dua tahun, dan istri saya mengerti,” kata Apoy dalam jumpa pers di Rumah Sakit OMNI, Tangerang, Selasa (20/12/2011).
Setelah memiliki momongan, rencananya Apoy akan menitipkan istri dan bayinya itu di rumah mertuanya. Itu dilakukan karena Apoy, dan istri belum memiliki pengalaman mengurus bayi.
“Istri saya akan tinggal di mertua saya dulu. Biar belajar cara rawat bayi, bedong, dan lain-lain. Nanti baru dibawa ke Serpong (rumah),” ungkapnya.
Dalam urusan mengurus anak, Apoy menginginkan agar istrinya yang mengurus langsung jagoan kecilnya itu.
“Saya ingin ibunya yang merawat, karena apapun anak ibu psikologisnya lebih dekat dengan anak,” paparnya.
Tak mau kalah, Apoy pun siap begadang untuk anaknya. Bila dahulu sering begadang untuk menggendong gitar, kini dia harus rela mengganti dengan anaknya.
“Saya suka begadang, tapi gendong gitar. Tapi nanti mungkin beda,” tutupnya.(rik)
Wali Gemar Main Futsal
JAKARTA – Di tengah padatnya jadwal manggung, para personel grup band Wali selalu menyempatkan diri berolahraga. Band ini pun mengaku futsal sebagai olahraga favoritnya. ”Dibilang rutin, enggak mungkin, paling dadakan. Di sela-sela tur,” kata vokalis Wali, Faang saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (8/11/2011). Biasanya, Apoy Cs lebih memilih futsal sebagai olahraga alternatif mereka. Tak jarang, Wali bertanding futsal dengan band lain atau para crew-nya. ”Biasanya kita olahraga futsal gabung main sama crew juga. Lawannya suka sama band lain. Kalau enggak ada, sama orang kampung atau EO (event orginizer),” papar Faang. Meski demikian, Faang mengaku, bandnya sering kalah dengan lawan mainnya. Alasannya, karena bandnya belum kompak bermain futsal. ”Sering kalah, karena yang ada kita sering ngerebut bola dari teman sendiri,” ungkap Faang sambil tersenyum. Tak dipungkiri, terkadang para personel Wali sering mengalami cidera akibat main futsal. Seperti halnya Apoy, yang kakinya terkilir saat bermain futsal. ”Ada (yang cidera kayanya Apoy) karena waktu tur ke Kalimantan sempat diforsir. Kakinya kecengklak. Dan Apoy enggak kapok untuk main futsal,” tandasnya. (efi)
Wali Peduli Pendidikan Anak Indonesia
JAKARTA – Grup band Wali tak hanya menghibur masyarakat melalui musik. Namun, grup band yang tenar lewat tembang Cari Jodoh ini pun peduli dengan pendidikan anak bangsa.
Kepedulian tersebut ditunjukkan dengan membentuk Wali Care Foundation, suatu yayasan sosial yang berkecimpung di bidang pendidikan demi membantu meningkatkan prestasi bagi anak-anak sekolah, terutama yang putus sekolah.
“Itu memang Insya Allah yayasan sosial, awalnya bergerak pendidikan, harapannya akan jadi ladang amal buat kita. Awalnya pendidikan, buat mereka yang putus sekolah, mudah-mudahan bisa bersinergi dengan pesantren juga,” kata vokalis band Wali Faang di acara Qurban Bersama Wali di Pondok Pesantren Al Hamid, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (6/11/2011).
Tingkat pendidikan yang sangat memprihatinkan yang dialami anak-anak kurang mampu menjadi salah satu faktor pemicu yang membuat para personel Wali membantu mereka dengan mendirikan perpustakaan keliling, yang diresmikan sejak 31 Oktober lalu.
“Karena kita melihat keadaan yang ada, kalau ngebantu semuanya enggak cukup. Makanya kita ngajak yang lain juga untuk berpartisipasi,” paparnya.
Yayasan tersebut memfokuskan di bidang dengan membentuk perpustakaan berjalan, untuk memenuhi kebutuhan para anak-anak yang memiliki keterbatasan biaya.
“Untuk sementara kita fokus pendidikan, kita bikin perpustakaan berjalan, ada buku-buku sekolah, buat anak sekolah yang bukunya terbatas bisa baca di situ. Di situ ada agamanya, pengetahuan umum ada hiburan juga” ungkapnya.
Meski fokus di bidang pendidikan, band asal Jember, ini pun tidak menutup jalan menerima sumbangan dari siapapun dalam bentuk yang lain.
“Enggak masalah selain pendidikan, nyumbangi rumah juga boleh, Alhamdulillah,” tandasnya.(nsa)







